Question & Answer: Pembentukan dan Penerapan Hukum

Friday , 06 February 2015

Apakah hukum benar-benar dibentuk dan diterapkan secara obyektif dan netral?

Pemikiran yang mengatakan bahwa hukum dibentuk dan diterapkan secara obyektif dan netral telah lama disangsikan kebenarnnya. Kenyataan yang sesungguhnya adalah bahwa proses pembentukan dan penerapan hukum amat dipengaruhi oleh berbagai kepentingan dalam masyarakat, seperti: kepentingan politik bahkan ideologi tertentu. Para aktor dalam masyarakat berkompetisi untuk memaksanakan kepentingan dan kehendak agar diakomodasi dan dilindungi oleh hukum.

Misalnya: kompertisi antara kelompok pengusaha dengan kelompok buruh dalam mempengaruhi kandungan UU ketenagakerjaan. Semakin kuat kekuatan politik dan ekonomi kelompok tertentu, semakin besar akomodasi hukum terhadap kepentingannya. Begitu kentalnya kandungan kepentinbgan kelompok tertentu pada hukum, hingga akhirnya hukum dikatakan sebagai tempat bersembunyinya kepentingan politik dan ekonomi.

Source: YLBHI dan AusAID. Panduan Bantuan Hukum di Indonesia. Jakarta: Sentralisme Production. 2006. 18

Back to top